Berbagi Info Terbaik

Cepatinfo.com

Pemerkosaan Gadis Cacat, Pemuda Kupang Ditangkap di Larantuka

Cepatinfo.com - Seorang gadis penyandang disabilitas berinisial VF (17) di Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur menjadi korban pemerkosaan hingga hamil. Pelaku, EM alias Efron (25), yang kabur ditangkap di Larantuka, Flores Timur.

Kapolsek Kupang AKBP Irwan Arianto mengatakan pemerkosaan terjadi pada Desember 2021. Saat itu, korban yang putus sekolah itu diantar ibunya ke sebuah kios yang agak jauh dari rumah untuk membeli bawang.

“Saat pulang, korban harus melintasi hutan. Begitu korban melintasi hutan, pelaku langsung mencegat korban dan menarik korban secara paksa ke dalam hutan, pelaku kemudian menutup mulutnya dengan tangan dan membuka paksa mulut korban. baju,” jelasnya, 31/5).

Korban Hamil 5 Bulan

Pelaku membanting korban ke tanah, lalu memperkosa korban. Setelah itu dia langsung pergi.

“Korban pulang ke rumah dan melapor ke ibunya, lalu melaporkan pelaku ke Polsek Amfoang,” ujarnya.

Mengetahui keluarga korban mengadu ke polisi, pelaku kabur ke Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Keluarga berusaha mendekati pelaku untuk bertanggung jawab atas kehamilan korban.

"Keluarga sudah menengahi tapi tidak ada titik temu. Pelaku malah kabur ke Flores Timur, sedangkan korban saat ini sedang hamil lima bulan," jelas Irwan Arianto.

Polisi yang mengetahui keberadaan pelaku di Larantuka kemudian meminta bantuan ke Polres Flores Timur. "Anggota Buser Polres Flores Timur membantu kami mengamankan pelaku, dan dia ditangkap di Larantuka," tambah Irwan Arianto.

Penyidik ​​unit Satreskrim PPA Polres Kupang telah memeriksa korban dan sejumlah saksi. Korban juga telah menjalani visa.

Share:

BPK Temukan DKI Kelebihan Bayar Gaji dan Belanja Barang Pada 2021

Cepatinfo.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta menemukan adanya kelebihan pembayaran gaji dan tunjangan sebesar Rp4,17 miliar, serta belanja barang dan jasa sebesar Rp3,13 miliar berdasarkan hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2021.

“BPK menekankan pentingnya peningkatan pengawasan dan pengendalian pengelolaan rekening kas di Organisasi Perangkat Daerah dan Bank DKI,” kata Kepala Perwakilan BPK DKI Dede Sukarjo di Gedung DPRD DKI Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Selasa (31/5).

Temuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Hasil Pemeriksaan BPK atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun 2021.

BPK DKI juga menemukan adanya kelebihan pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai kontrak sebesar Rp3,52 miliar.

Tak hanya lebih bayar, BPK juga menemukan kekurangan penerimaan pajak daerah sebesar Rp141,63 miliar.

Pasalnya, kata dia, ada 303 wajib pajak yang sudah membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan telah selesai mengganti nama sertifikat hak milik atas tanah atau bangunan tetapi BPHTB kurang ditetapkan sebesar Rp141,63 miliar.

“Hal itu terjadi karena validasi atau validasi bukti pembayaran BPHTB dilakukan sebelum proses verifikasi dan validasi perhitungan penetapan BPHTB,” kata Dede.

Selain itu, BPK juga menemukan kekurangan dalam penagihan dan penyetoran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp13,53 miliar.

Sementara itu, dalam pengelolaan aset, BPK juga menemukan kekurangan pemenuhan kewajiban koefisien lantai bangunan sebesar Rp2,17 miliar, dan pencatatan aset rangkap atau aset tetap belum ditentukan.

Selain itu, terdapat 3.110 bidang tanah yang belum bersertifikat dan penggunaan aset tetap oleh pihak ketiga tidak didukung oleh perjanjian kerjasama.

Dede juga meminta agar tidak ada masalah dalam penggunaan rekening kas daerah dan rekening escrow atau rekening penampungan tanpa dasar hukum, sehingga BPK meminta agar sisa dana di rekening escrow segera ditransfer ke rekening kas daerah sesuai dengan yang ditetapkan. batas waktu.

Temuan tersebut menjadi catatan penting bagi Pemprov DKI dalam mengelola keuangan daerah, meski dalam Laporan Keuangan 2017 hingga 2021 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Tanpa mengurangi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta, maka dalam rangka mendorong peningkatan dan kualitas pengelolaan keuangan dan tanggung jawab negara, beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian Pemprov DKI agar permasalahan tersebut tidak terulang kembali. ," dia berkata.

Share:

VP Amin memimpin rapat paripurna ke-2 komite keuangan Islam

Jakarta Cepatinfo.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin selaku ketua eksekutif Komite Nasional Keuangan Syariah (KNEKS) memimpin rapat pleno kedua KNEKS, Senin.

Dalam sambutan pembukaannya, Amin mengatakan rapat pleno kedua diadakan untuk mengevaluasi tindak lanjut instruksi yang telah disepakati dalam rapat pleno KNEKS pertama pada 30 November 2021.

“Pada rapat paripurna pertama, saya sampaikan bahwa program KNEKS harus lebih konkrit dan terukur untuk memastikan KNEKS bekerja (efektif). Hari ini, kami akan mengevaluasi tindak lanjut instruksi tersebut,” kata Wapres.

Amin mencatat, rapat paripurna juga bertujuan untuk memastikan langkah-langkah yang tepat diambil untuk mencapai tujuan utama Indonesia sebagai produsen produk halal global utama pada tahun 2024.

Sambil memuji para pejabat KNEKS dan kementerian dan lembaga pemerintah atas kerja kerasnya, Amin mengimbau semua pihak untuk bekerja cepat dan bergerak bersama untuk mencapai tujuan bersama.

Para pejabat dari 26 kementerian dan lembaga pemerintah, anggota dan organisasi non-anggota KNEKS, serta beberapa pemimpin daerah menghadiri rapat pleno yang dipimpin oleh wakil presiden.

Ia mengatakan, tema rapat pleno adalah "Bergerak Lebih Cepat Mewujudkan Indonesia Sebagai Produsen Halal Global Utama".

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku sekretaris KNEKS mencatat, rapat paripurna kedua ini bertujuan untuk menyampaikan kemajuan yang dicapai program-program KNEKS, termasuk 13 program prioritas yang telah disepakati sebelumnya.

Sebelumnya, Indrawati menyatakan sidang paripurna kedua ini diselenggarakan untuk membahas upaya percepatan pencapaian cita-cita menjadi produsen halal global utama.


(Rapat paripurna kedua) bertujuan untuk menindaklanjuti rapat November lalu. Saat itu, Wapres mengimbau kementerian dan lembaga pemerintah, bahkan mulai sekarang, pemerintah daerah, untuk mensinergikan dan menyelaraskan upaya penerapan keuangan dan ekonomi syariah. agenda,” kata Menkeu, Senin (23/5) lalu.

Share:

KBRI bantu pencarian putra Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aaree

 


Cepatinfo.com Jakarta (ANTARA) - KBRI Bern, Swiss terus membantu pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, atau Eril, putra pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang hilang saat berenang di Sungai Aaree, Swiss, pada 26 Mei.

KBRI Bern telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk proses pencarian dan penyelamatan tersebut, kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha melalui pesan singkat, Jumat.

Nugraha kemudian menjelaskan bahwa upaya pencarian dilakukan segera setelah kejadian pada hari Kamis dengan menavigasi melalui Sungai Aaree di Bern, dan proses akan dilanjutkan pada hari Jumat.

“Proses pencarian dihentikan tadi malam dan akan dimulai lagi pagi ini waktu Bern. Kita doakan Eril segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Gubernur Kamil dan keluarganya berada di Swiss mencari sekolah untuk Eril, yang akan melanjutkan pendidikannya untuk mengejar gelar Master.

Saat kejadian, gubernur sedang berada di Inggris sehubungan dengan kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemprov Jabar.

Sore hari tanggal 26 Mei 2022, Eril bersama saudara perempuan dan teman-temannya mulai berenang di Sungai Aaree, Bern. Cuaca cerah ketika Eril berusaha mencapai tepi sungai, namun terseret arus sungai yang cukup deras meski dibantu oleh teman-temannya.

Kamil langsung menuju ke Swiss setelah menerima kabar kejadian tersebut dan saat ini sudah berkumpul dengan keluarganya.

Atas nama keluarga, kakak Kamil, Elpi Nazmuzaman, menyampaikan terima kasih kepada KBRI Bern dan pihak kepolisian setempat atas bantuannya dalam pencarian Eril.

"Kami juga berdoa untuk Eril. Kami berharap dia dapat segera ditemukan dan berkumpul kembali dengan keluarganya dalam keadaan sehat," tambah Nazmuzaman.

Share: